Tahukah kamu kalau bumi kita itu hanya sebesar debu kalu di bandingkan dengan bintang
VY Canis Majoris, VY Canis Majoris adalah bintang terbesar di alam semesta (jagat raya) yang diketahui oleh manusia. VY Canis Majoris berada di gugusan bintang
Canis Major.
Karena saking besarnya, ia termasuk salah satu bintang yang paling
terang cahayanya. Letaknya sekitar 4.900 tahun cahaya dari bumi. Bintang ini pertama kali diketahui berdasarkan katalog dari
Jerome Lalande
pada 7 Maret 1801. Katalog tersebut mencatat VY Canis Majoris sebagai 7
bintang besar. Sejak tahun 1847, VY Canis Majoris diketahui sebagai
bintang merah. Dengan suhu sekitar 3000 K, suhu yang termasuk dingin
untuk sebuah bintang.
Tidak seperti bintang-bintang besar lainnya VY canis majoris adalah
bintang tunggal dan bukan sistem
bintang yang dalam satu tata surya
memiliki lebih dari satu bintang.Ukuran VY Canis Majoris sangatlah besar
jika dibandingkan dengan tata surya kita besar diameternya kira-kira
dari matahari sampai melampaui orbit Saturnus (9 kali jarak matahari ke
bumi) atau 3.063.000.000 km, dan jika dilihat dari kecepatan cahaya VY
Canis Majoris harus ditempuh 8 jam oleh kecepatan cahaya untuk
mengitarinya sekali putaran. Untuk bahan perbandingan cahaya hanya
memerlukan waktu 14,5 detik untuk memutari matahari kita. Diperlukan
7.000.000.000.000.000 (7 quadrilion) bumi untuk mengisi volumenya.
Sedangkan bila dibandingkan dengan matahari kita, perbadingannya adalah 1
Milyar untuk matahari dan 1 untuk VY Canis Mayoris.
Perbandingan planet dan bintang
Perbandingan matahari kita dengan VY Canis Majoris
Perbandingan matahari kita dengan VY Canis Majoris
Polarisasi cahaya yang terjadi karena ledakkan dahsyat di VY Canis Majoris
VY
Canis Majoris boleh dibilang adalah bintang yang sekarat. Seperti
bintang besar lainnya, VY Canis Majoris menjadi begitu besar karena
bahan bakar yang berupa hidrogen telah habis di dalamnya dan mulai
menggabungkan hidrogen dengan kulit luar dari inti helium. Bahkan VY
Canis Majoris dapat lebur bersama helium, lithuim dan sebagainya.
akhirnya ia akan memiliki inti yang terdiri dari besi seperti halnya
planet. Masalahnya setelah reaksi fusi terbentuknya inti besi tersebut,
mereka tidak menghasilkan energi sehingga tidak mampu mengimbangi
tekanan gravitasi yang dihasilkan oleh bintang. Ketika semua bahan bakar
fusi habis, bintang akan runtuh serempak dalam sebuah ledakan
supernova dan akan menjadi lubang hitam.
Bintang VY Canis Majoris saat ini masih menjadi bintang terbesar yang
diketahui manusia, namun belum menjadi bintang yang terbasar di jagat
raya, karena masih banyak bintang di alam semesta yang belum diketahui
dan dijangkau oleh ilmu pengetahuan manusia.
0 komentar:
Posting Komentar